Forkopimcam Pulau Burung dan Peneliti Universitas Indonesia Bahas Isu Lingkungan untuk Pembangunan Berkelanjutan


Pulau Burung, Inhil – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pulau Burung bersama tim peneliti lingkungan dari Universitas Indonesia menggelar diskusi lingkungan yang berlangsung di Mess Manager PT. RSUP Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Pulau Burung Razali, S.E., Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., perwakilan Danramil 11 Pulau Burung Sertu Siswanto, Peneliti Lingkungan Universitas Indonesia Edison G. Aritonang, S.Kom., M.Si., Abu Bakar Riry, ST., M.Psi., Humas PT. RSUP Sumardi, perwakilan Kepala Desa Pulau Burung Sumarno, S.AP., Ketua Yayasan Nurul Mubtadiin Saiful Mizan, S.Pd., serta personel Polsek Pulau Burung.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari pihak PT. RSUP dan unsur Forkopimcam Kecamatan Pulau Burung. Selanjutnya, tim peneliti dari Universitas Indonesia memaparkan maksud dan tujuan penelitian yang akan dilakukan terkait kondisi lingkungan di wilayah Kecamatan Pulau Burung.

Dalam sesi diskusi, para peserta melakukan pertukaran informasi mengenai kondisi lingkungan, karakteristik wilayah, serta berbagai isu lingkungan yang berkembang di Kecamatan Pulau Burung. Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan unsur pemerintah, akademisi, perusahaan, dan tokoh masyarakat guna memperoleh gambaran yang komprehensif terkait tantangan dan potensi pengelolaan lingkungan di daerah tersebut.

Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat diperoleh berbagai masukan ilmiah dan informasi yang akurat mengenai kondisi lingkungan di Kecamatan Pulau Burung. 

Selain itu, forum ini juga menjadi langkah strategis dalam mengidentifikasi potensi serta tantangan pengelolaan lingkungan guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya menjaga kelestarian ekosistem.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(Yti)

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler